Kembangkan Kreasi Kolaborasi Tangan Santri

TUBAN – Carnival atau Pawai Santri merupakan ajang unjuk kreatifitas tangan-tangan santri ditengah padatnya rutinitas kegiatan mengaji setiap hari. Ajang ini adalah perwujudan penuangan sentuhan yang khas karya tangan santri, tanpa menghapus doktrin kesantriannya yang sangat kental. Tetap sederhana, gemerlap, meriah, dengan tanpa meninggalkan ketentuan syariat.

Pawai Santri merupakan salah satu agenda program tahunan RA Sunan Bejagung selain Fun Cooking, Ekstra Belajar Luar, Kartini Berbakti sosial, Out Bond Kids, Kunjungan Perpustakaan, dll. Carnival RA Sunan Bejagung hadir dengan gemerlap kostum dan nuansa kereligiusannya. Putra-putra kecil RA Sunan Bejagung mampu membius warga sekitar, khususnya masyarakat kecamatan Semanding.

KH.ABDUL MATIN DJAWAHIR
#PONPES SUNAN BEJAGUNG SEMANDING TUBAN JAWA TIMUR

Mayoritas pernak-pernik, kostum dan tema disuguhkan ala muslim-muslimah. Tentunya hal ini tak lepas dari background RA Sunan Bejagung (Unit lembaga di Pondok Pesantren Sunan Bejagung) yaitu lembaga yang memprioritaskan keagamaan dengan berpegang teguh pada visi amanah, fathonah, dan berakhlaqul karimah.

Berkaitan tentang pelaksanaan acara Carnival RA Sunan Bejagung ,para ustdzah selalu antusias mempersiapkan pembuatan kostum pada jauh-jauh hari, sekitar kurang lebih 1 bulan sebelum pelaksanaan acara carnival. Sehingga ,hasilnya sangat memuaskan.

[THE PURPLE] Hai sobat kecil.. yuk kita kenalan dulu ya, sama mascot kecil RA Sunan Bejagung . Yang ini namanya “queen purple” sobat kecil.. cantik kan? Kalau mascot kecil yang satu ini lebih dominan pada warna ungu. Lihat tuh temen-temen actionnya mascot kita yang satu ini, duuh.. pinter banget ya gayanya… kayak model beneran   

Walaupun sederhana, kreasi RA Sunan Bejagung selalu paten mendapat juara dalam acara karnaval di tingkat kabupaten Tuban. Hal ini tentunya adalah berkat hidayah dari Allah SWT, do’a dan ikhtiyar dari semua pihak, terutama para Ustadzah dan Wali santri yang selalu kompak.

Pada bulan Muharom tahun 1441 Hijriah, tepatnya pada hari minggu, 1 september 2019, lembaga RA Sunan Bejagung berusaha menampilkan sesuatu yang lebih berkesan dari tahun sebelumnya. Mengambil tema “Pengantin Aceh” yang di kolaborasikan dengan kreasi ala tangan santri , serta kedok religi yang  memukau.

 Tentunya penasaran kan .. siapakah desainer yang menjadi figur di balik acara carnival RA Sunan Bejagung tahun ini? Yuk , kita simak dulu biografi desainer handal dari RA Sunan Bejagung.

Bunda Siti Qomariyah, wanita hebat yang selalu memiliki ide kreatif serta inovatif ini telah berhasil mengharumkan nama lembaga dengan hasil karyanya yang menarik perhatian warga kota Tuban. Bukan hanya pada acara carnival santri saja, bahkan di setiap even, ustadzah yang tenar dengan panggilan Bu Qokom ini berhasil memboyong beberapa piala tropi yang diadakan pada setiap pekan.

          Tak luput dalam keahliannya menciptakan hasil karya, beliau juga berbakat dalam mendongeng . Bahkan, bakat beliau dalam mendongeng tak di akui payah oleh para juri. Awalnya, Ustadzah Qokom mengikuti ajang perlombaan di perpusda Tuban. Tak sia-sia, usaha beliau mendapat juara 3. Dengan dorongan dari para ustadzah lain, Ustadzah Qokom mengikuti perlombaaan serupa di kecamatan dan mendapat juara 1 yang kemudian di kirim lagi ke kabupaten, akhirnya mendapat urutan juara pertama.

(CC. SA)

Sumber : RA Sunan Bejagung

Baca juga artikel lainnya di web ini dan channel youtubenya