Nabi Muhammad adalah “Nabi Akhir Zaman” yang selalu menjadi panutan dan tidak akan pernah ada yang mengingkari kebenarannya. Beliaulah yang menuntun umat manusia dari zaman gelap (jahiliyah) menuju jalan yang terang benderang dengan selalu disinari cahaya Islam. Dengan perjuangan beliau, umat manusia bangkit dari zaman jahiliyah menuju zaman isalamiyah, yaitu zaman yang terang dengan cahaya Islam. Karena Beliau terciptalah aturan-aturan Islam yang penuh keharmonisan, persaudaraan, dan keseimbangan dengan terhapusnya perselisihan, pertikaian, dan peperangan.

Pada hari Ahad, 17 November 2019 para siswa Raudlotul Athfal dan Madrasah Ibtidaiyah Sunan Bejagung serempak berpakaian putih-putih, mengikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Para siswa diajak untuk mengenang betapa luar biasa jasa Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat manusia yang ada di dunia ini. Maka sudah sepantasnya kita sebagai umatnya untuk selalu ingat dan berusaha sekuat tenaga untuk mengamalkan apa yang telah diajarkan oleh Beliau. Apa yang telah Beliau katakan, lakukan, dan ketetapan Beliau telah menjadi dasar segala hukum Islam, setelah Al-Qur’an yang sudah tidak diragukan kebenarannya. Karena dengan mengikuti apa yang telah diajarkan oleh beliau kepada kita, maka kita akan diakui sebagai umat beliau kelak di Hari Kiamat.

“Salah satunya, untuk menunjukkan cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW, adalah dengan mengenang kelahiran Beliau. Maulid Nabi merupakan bentuk penghargaan kepada Baginda Nabi, dan kita harus bangga memiliki hari besar ini. Dengan terlaksananya kegiatan ini semoga menjadikan motivasi dan inspirasi kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW dan selalu menjalankan sunnah-sunnahnya” ucap Ustadz Nur Salim menjelaskan kepada Tim Web.

Selain pengajian oleh Ust. Nur Salim, S.Pd.I, kegiatan ini diisi dengan acara keagamaan lain yaitu Lomba Shalawat dan beberapa penampilan kreasi yang mencerminkan bentuk rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa Madrasah Ibtidaiyah dan Roudhotul Atfal di Pondok Pesantren Sunan Bejagung di kompleks Asy’ari (Ponpes Sunan Bejagung) mulai pukul 07.30 sampai selesai. Kegiatan ini dilaksanakan untuk membangun semangat dakwah Islam dan mempererat tali silaturrahmi seluruh siswa dan civitas akademia di RA dan MI Sunan Bejagung.